CIKOLE — Untuk memperingati hari hijab sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Februari, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) AL-UMM Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), meminta jajaran polisi wanita (Polwan) muslim dan muslimah di Kota Sukabumi untuk menggunakan hijab. Selain sebuah kewajiban untuk muslimah, menggunakan hijab sendiri dapat mengurangi dampak dari kriminalitas dan pelecehan terhadap perempuan.
Koordinator lapangan aksi jilbab Syar’i LDK Al- UMM, Sri Multia mengatakan maraknya pelecehan terhadap perempuan saat ini, dipicu salah satunya oleh pakaian yang serba ketat dan seronok, sehingga dapat menggugah gairah kaum lelaki. “Islam mengajarkan kita berhijab salah satunya menghindari hal-hal yang selama ini menimpa perempuan,” tegas Sri kepada Radar Sukabumi disela-sela aksi sosialisasi jilbab syar’i di kampus UMMI, belum lama ini.
Sri berharap dalam, pemerintah dan jajaran kepolisian setempat bisa mendukung penggunaan hijab bagi kaum hawa. Mengingat saat ini, keterpurukan moral anak bangsa semakin menyusut. “Kami berharap dengan penggunaan hijab ini moral bangsa bisa semakin membaik dan kegiatan ini bisa diwali oleh Polwan berjilbab,” harapnya.
Sri menambahkan, penggunaan hijab ini tidak hanya menutup bagian kepala semata. Tetapi penggunaan hijab ini harus sesuai syar’i atau aturan Islam yakni tidak memperlihatkan aurat, lekukan tubuh, serta aturan lainnya.
Sementara itu, dalam sosialisasi penggunaan hijab syar’i di kampus UMMI, pihaknya meminta tanda tangan para mahasiswa dan dosen untuk mendukung penggunaan hijab syar’i di kampus UMMI dan Kota Sukabumi. Tidak hanya itu, LDK Al-UMM membagikan stiker-stiker bertulisan dakwan dan mutiara Islam. Rencananya, kegiatan sosialisasi tersebut akan berlangsung hingga Minggu 2 Februari dengan menggadakan long march berkeliling Kota Sukabumi.(why/d)
Untuk foto-foto kegiatannya, silahkan lihat disini
Sumber: http://radarsukabumi.com/?p=97761







0 komentar:
Posting Komentar